Abdullah Kamil menyampaikan bahwa dalam sosialisasi tersebut pihaknya menerima banyak masukan, informasi, serta pengaduan dari masyarakat. Di antaranya, terdapat penerima manfaat yang belum mendapatkan layanan MBG karena dapur SPBG di wilayah tersebut masih dalam tahap pengerjaan (on progress).
“Kami sudah koordinasikan dengan teman-teman Koordinator Wilayah untuk memastikan proses ini segera selesai. Supaya para penerima manfaat yang seharusnya sudah menerima, bisa segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Terkait target penyelesaian, Abdullah Kamil menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengecek progres pembangunan dapur. “Secepatnya. Kami cek dulu sudah berapa persen. Kalau bisa besok lusa siap, tentu akan kami dorong agar segera beroperasi tanpa kendala,” tambahnya.
Sementara itu, Nurhadi menegaskan pentingnya pemerataan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Blitar, termasuk Kecamatan Bakung. Menurutnya, aspirasi masyarakat sudah didengar langsung oleh BGN pusat dan harus segera ditindaklanjuti.
“Kalau kecamatan lain sudah menerima, maka Bakung juga harus segera mendapatkan. Ini soal hak anak didik untuk memperoleh gizi yang setara,” tegasnya.
Nurhadi juga mendorong agar paling lambat bulan April, program MBG di Kabupaten Blitar sudah berjalan merata, tidak hanya bagi siswa sekolah dasar, tetapi juga untuk kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas melalui pemenuhan gizi yang merata dan berkelanjutan.(wira)
Blitar,MigrantBisa – Menjelang Ramadan, Satreskrim Polres Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Blitar, Minggu (22/2/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok gas bersubsidi aman serta distribusinya berjalan sesuai ketentuan.
Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra menyampaikan, petugas memeriksa ketersediaan LPG di pangkalan, harga jual kepada konsumen, hingga alur distribusi. Hasil sementara menunjukkan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Permintaan biasanya meningkat menjelang Ramadan, khususnya dari rumah tangga dan pelaku UMKM. Kami pastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan warga,” kata AKP Margono.
Selain pengawasan lapangan, Polres Blitar juga menjalin koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar terkait kemungkinan penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif bila terjadi lonjakan permintaan.
Pihak kepolisian mengingatkan pemilik pangkalan agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyalurkan LPG sesuai peruntukannya. Jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kelangkaan, tindakan tegas akan dilakukan demi menjaga ketersediaan gas melon selama Ramadan.(bud)
Blitar,MigrantBisa – Momen kebersamaan antar perguruan pencak silat terlihat di sepanjang Jalan Malang–Blitar, wilayah Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Sejumlah perguruan pencak silat bersama unsur Forkopimcam Selorejo membentangkan spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Spanduk tersebut menampilkan kebersamaan pengurus berbagai perguruan pencak silat bersama aparat wilayah sebagai simbol persatuan yang selama ini terjaga. Aksi ini pun mendapat apresiasi masyarakat karena menunjukkan semangat persaudaraan di tengah perbedaan perguruan.
Kapolsek Selorejo, AKP Hery Poerwanto, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis wilayah Selorejo. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti nyata bahwa hubungan antar perguruan pencak silat di Selorejo berjalan harmonis.
“Kerukunan di Selorejo benar-benar terjaga. Antar perguruan sering bertemu, ngopi bareng, sekaligus membahas kemajuan Kecamatan Selorejo,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk menjaga persaudaraan dan kondusivitas. “Walaupun berbeda perguruan, persaudaraan tetap nomor satu,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan membawa suasana Ramadhan dan Idul Fitri di Selorejo semakin sejuk, penuh toleransi, serta memperkuat sinergi antar elemen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Blitar.(bud)
Blitar,MigrantBisa – Melalui program Polantas Menyapa, Samsat Blitar Kota menghadirkan inovasi pelayanan publik yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat agar lebih cepat, ramah, dan humanis.
Kegiatan yang dilaksanakan Satlantas Polres Blitar Kota ini memberikan pelayanan yang nyaman dalam pengurusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, khususnya pengurusan STNK wajib pajak. Masyarakat yang datang merasa terbantu dengan proses yang lebih mudah dan petugas yang responsif.(19/02/2026)
Di momentum bulan Ramadhan 1447 H, Satpas Polres Blitar Kota juga meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan profesional dan humanis. Petugas mengenakan atribut bernuansa muslim sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memberikan pelayanan maksimal untuk mempermudah dan mempercepat proses pengurusan SIM.
Program Polantas Menyapa diharapkan dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Blitar, khususnya di bidang pelayanan lalu lintas dan administrasi kendaraan bermotor.(bud)
Blitar,MigrantBisa – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blitar. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Singasari di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, Rabu (11/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu JPL 206 KM 128, Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Korban diketahui bernama Andik Cahyono (35), warga Dusun Pesantren RT 003 RW 003, Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Verza 150 bernomor polisi L 5230 ABY.
Berdasarkan keterangan kepolisian, KA Singasari dengan nomor lokomotif CC 203 9816 jurusan Blitar–Pasar Senen melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, kereta api menabrak sepeda motor korban yang melintas dari arah selatan ke utara.
“Diduga pengendara sepeda motor kurang konsentrasi dan tidak mengutamakan perjalanan kereta api yang sedang melintas,” ujar petugas Satlantas Polres Blitar Kota.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala, tangan, dan kaki, serta dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, masinis dan asisten masinis KA Singasari dilaporkan dalam keadaan selamat.
Petugas Satlantas Polres Blitar Kota yang dipimpin IPDA Suratno, S.H., bersama AIPTU Heri Kristanto dan AIPDA Debby Andistama, S.H., segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, membuat sketsa kejadian, serta meminta keterangan saksi. Polisi juga berkoordinasi dengan Polsuska dan pihak PT KAI.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Srengat, Kabupaten Blitar, untuk dilakukan visum et repertum.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya perlintasan tanpa palang pintu, serta selalu mengutamakan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.(bud)





.jpeg)
